Program Literasi

Membaca 10–15 Menit Sebelum Belajar

  • Dilakukan setiap pagi atau sebelum pelajaran dimulai.
  • Siswa boleh membaca buku apa saja sesuai minat.
  • Guru mencatat kehadiran dan kegiatan membaca secara sederhana.
  1. Pojok Baca di Setiap Kelas
  • Setiap kelas memiliki rak kecil dengan 20–40 buku bacaan.
  • Buku bisa diperoleh dari sumbangan siswa, guru, atau perpustakaan.
  • Siswa bergiliran menjaga kebersihan dan kerapian pojok baca.
  1. Jurnal Membaca Harian
  • Siswa menuliskan judul buku, halaman yang dibaca, dan satu kalimat ringkasan.
  • Guru memeriksa secara cepat seminggu sekali.
  • Tidak perlu penilaian rumit, cukup memberi stiker atau paraf.
  1. Hari Literasi Sekolah (Satu Kali Sebulan)

Kegiatan bisa dirotasi setiap bulan, misalnya:

  • Membaca bersama di lapangan/kelas
  • Siswa menceritakan kembali isi buku
  • Lomba membuat poster, pantun, atau puisi
  • Bedah buku sederhana
  1. Sudut Karya Siswa
  • Pajang karya siswa seperti puisi, cerpen pendek, pantun, atau poster.
  • Lokasi: lorong kelas, perpustakaan, atau mading sekolah.
  • Diganti setiap dua minggu agar selalu baru.
  1. Pinjam Buku Mandiri
  • Siswa boleh meminjam buku dari perpustakaan tanpa prosedur rumit.
  • Cukup dengan kartu nama / daftar pinjaman sederhana.
  • Libatkan petugas piket kelas untuk membantu.
  1. Literasi Digital Dasar (Opsional)

Bisa dilakukan 1–2 kali per semester.

Mengajar siswa mencari informasi yang benar di internet.

Mengenal hoaks, cara membaca infografis, dan etika online.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait